• Jelajahi

    Copyright © CII News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Jelang Berikan Pelatihan Barista Kepada Warga Binaan, Lapas Pekanbaru Gelar Rapat Persiapan

    Selasa, 12 Agustus 2025, 18.22 WIB Last Updated 2025-08-12T11:22:36Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Pekanbaru, (ciinews)- Jajaran seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengadakan Rapat Perencanaan Kegiatan Pelatihan Kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di ruangan Sekretariat WBK/WBBM Lapas Pekanbaru, Selasa (12/08/2025).

    Kegiatan ini diikuti oleh panitia kegiatan pelatihan yang berasal dari seksi Kegiatan Kerja sebagai leading sektor dari pelatihan kemandirian bagi warga binaan, pejabat struktural dan staf serta PT. Vision Training Center sebagai pihak ke tiga dan mitra kerja Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

    Pada kegiatan rapat ini peserta rapat membahas tentang persiapan pelaksanaan kegiatan pelatihan pada bidang jasa yaitu pelatihan Barista, maksud dan tujuan kegiatan, manfaat, kemudian lamanya kegiatan, serta waktu dan tempat kegiatan serta berbagai masukan dalam rangka mensukseskan kegiatan pembinaan kemandirian kepada WBP. Menjadikannya sebagai komitmen bersama sebagai upaya mendukung perolehan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

    Program Pembinaan Kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan merupakan sentral pelatihan pengembangan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Penyediaan wadah edukasi merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menjadikan warga binaan yang berwawasan dan memiliki kompetensi. Oleh sebab itu memerlukan keseriusan dalam hal pemberdayaan.

    Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru Jefriyandi mengatakan Fokus utama pelatihan kemandirian di Lapas Pekanbaru dimaksudkan untuk meningkatan Pembinaan Kemandirian, dengan pelatihan-pelatihan ini tentunya warga binaan Lapas Pekanbaru menjadi lebih berdaya guna, mendapatkan ilmu yang bermanfaat serta life skill sehingga setelah menjalani masa pidana di dalam Lapas akan mencetak warga binaan yang memiliki modal keterampilan.

    "Harapannya setelah bebas warga binaan dapat langsung berwirausaha ataupun bekerja bahkan dapat membuka lapangan pekerjaan,” ucap Jefriyandi.(Mesri).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini