• Jelajahi

    Copyright © CII News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Pelantikan BPH Naposo Naimarata se-Barelang Berlangsung Meriah, Deklarasi Kebangsaan Gaungkan Persatuan

    Minggu, 10 Agustus 2025, 22.27 WIB Last Updated 2025-08-10T15:27:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Batam - Naposo Naimarata Boru/Bere se-Barelang menggelar pelantikan Badan Pengurus Harian (BPH) periode 2025–2027 sekaligus deklarasi komitmen kebangsaan, di Lapangan Non Halal Batu Aji, Batam, Minggu (10/8/2025).

    Mengusung tema “Pelantikan Sebagai Titik Awal Keharmonian Dalam Perbedaan Untuk Mendukung Kebijakan Pemerintah yang Pro Rakyat”, kegiatan ini dihadiri sekitar 1.000 undangan dari 30 marga Batak yang berasal dari keturunan Ompu Guru Tatea Bulan, meliputi lima garis keturunan utama: Si Raja Biak-Biak, Tuan Sariburaaja, Limbong Mulana, Sagala Raja, dan Malau Raja.

    Ketua Naposo Naimarata, Gabe Manik, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan kelanjutan dari Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar Mei 2025. Acara diawali ibadah, dilanjutkan perayaan HUT ke-16 Naposo Naimarata, pelantikan pengurus, dan malam harinya diisi dengan pertunjukan tarian Tor-tor sebagai warisan budaya Batak.

    Dalam deklarasinya, Naposo Naimarata menyatakan lima poin komitmen, yakni:

    1. Menjaga keharmonisan dalam keberagaman sebagai kekuatan bangsa.
    2. Menjadikan pelantikan sebagai tonggak penguatan nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong.
    3. Mendukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat.
    4. Menolak intoleransi, radikalisme, dan disintegrasi bangsa.
    5. Siap bersinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam membangun daerah dan negara.

    Dengan terselenggaranya pelantikan dan deklarasi komitmen kebangsaan ini, diharapkan menjadi awal yang kuat dalam membangun keharmonian di tengah perbedaan, serta memperkuat kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat. 

    Momen ini bukan hanya menjadi seremonial pengukuhan, tetapi juga menjadi panggilan moral bagi seluruh pihak untuk bersinergi, menjaga persatuan, dan mewujudkan Indonesia yang adil, inklusif, dan berkeadilan sosial. 

    Semoga semangat yang telah dideklarasikan dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam langkah nyata demi kemajuan bersama.(***)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini