Batam – Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan Halalbihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M bersama komunitas driver online serta serikat pekerja/serikat buruh se-Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Lancang Kuning Mapolda Kepri, Batam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Candra, serta jajaran Forkopimda.
Ketua Umum ADOP (Aliansi Driver Online Batam), Jafri Rajab, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Halalbihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antara driver online dengan pihak kepolisian.
“Kami dari Aliansi Driver Online Batam sangat mengapresiasi kegiatan Halalbihalal yang dilaksanakan oleh Polda Kepri. Ini menjadi sarana penting untuk menyambung komunikasi serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Ia menilai, pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang baik dalam membangun kembali komunikasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, para driver juga dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Batam.
“Harapannya, setelah kegiatan ini, teman-teman driver online dapat kembali beraktivitas seperti biasa dengan tetap menjaga situasi kamtibmas serta terus bersinergi dengan Polri,” tambahnya.
Jafri juga berharap sinergi antara komunitas ojek online dan Polda Kepri dapat terus terjalin. Ia mengakui selama ini Polda Kepri berperan aktif dalam memfasilitasi serta menjembatani komunikasi, terutama saat menghadapi kendala birokrasi.
“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut, khususnya bagi para pengemudi ojek online di Kota Batam,” jelasnya.
Ia turut mengimbau seluruh driver online agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban, mematuhi rambu lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di malam hari.
“Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” tutupnya.
Sementara itu, perwakilan Komunitas Andalan Driver Online Komando, Feryandi Tarigan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menyampaikan aspirasi para driver.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Kepri, atas terselenggaranya kegiatan yang mampu menyatukan kami, baik pengemudi ojek online maupun para buruh di Batam dan Kepulauan Riau,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga Batam dan Kepulauan Riau sebagai rumah bersama yang harus dijaga secara kolektif.
Selain itu, pihaknya berharap adanya regulasi yang lebih jelas dari pemerintah agar profesi ojek online mendapat pengakuan resmi sebagai bagian dari sektor transportasi.
“Sejauh ini, keluhan kami masih berkaitan dengan pihak aplikasi yang belum sepenuhnya mematuhi aturan, termasuk terkait Surat Keputusan Gubernur. Kami juga menyoroti kenaikan potongan dari salah satu aplikator yang cukup memberatkan,” ungkapnya.
Feryandi juga berharap adanya dukungan konkret dari Polda Kepri, seperti penyediaan fasilitas bengkel gratis bagi pengemudi ojek online, sebagaimana yang telah diterapkan di daerah lain.
Di akhir pernyataannya, ia mengimbau seluruh driver untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mengingat angka kecelakaan yang masih cukup tinggi.
“Kami mengingatkan rekan-rekan agar mematuhi aturan lalu lintas, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari tindakan anarkis,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako kepada perwakilan Driver Online serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antara Polri dan masyarakat.


