• Jelajahi

    Copyright © CII News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    MASYARAKAT TEMBILAHAN di RESAHKAN," Monyet Liar Yang Kini Telah Gigit Warga 11 Orang

    Senin, 03 Agustus 2026, 20.15 WIB Last Updated 2026-08-03T13:15:22Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Indragiri Hilir -  Situasi di Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau kian mencekam menyusul rentetan serangan monyet liar yang terus memakan korban. Tercatat sedikitnya 11 warga dari berbagai kelompok usia mulai dari balita hingga lansia mengalami luka gigitan serius akibat agresivitas satwa tersebut, Minggu (2/8/2026).


    Serangan terakhir dilaporkan menimpa seorang perempuan yang sedang duduk di depan rumahnya di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur. Satwa primata tersebut menyerang secara mendadak dan menggigit bagian kaki korban hingga terluka parah. Korban langsung dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan medis intensif dan suntikan vaksin antirabies.


    Merespons situasi darurat ini, Bupati Inhil Herman bersama Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi para korban sekaligus memastikan seluruh penanganan medis berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Inhil menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan para korban ditanggung sepenuhnya secara gratis oleh pemerintah daerah. Peninjauan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan dr. Udin Syafriudin, Camat Tembilahan Ari Syuria, dan Kepala DPKP Junaidi Ismail.


    Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Inhil, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), BPBD, serta Masyarakat Pecinta Senjata Angin (Indragiri Hilir Shooting Club/IHSC) masih terus melakukan penyisiran masif. Petugas menggunakan perahu karet untuk menyisir kawasan permukiman di tepian parit dan kolong rumah panggung warga yang menjadi jalur pelarian satwa tersebut, setelah upaya pencarian sempat berlangsung selama lima malam berturut-turut.


    Guna mempercepat penanganan, Pemerintah Kabupaten Inhil telah menjalin komunikasi dan berkoordinasi intensif dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau guna memperoleh kepastian status hukum serta metode evakuasi terbaik terhadap satwa yang meresahkan tersebut.


    Pemerintah daerah bersama Polres Inhil mengimbau keras seluruh warga Tembilahan Hilir untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri. Orang tua diminta ketat mengawasi anak-anak dan dilarang membiarkan mereka bermain di luar rumah sendirian. Warga juga dilarang keras mencoba menangkap atau melumpuhkan monyet tersebut secara mandiri karena sangat berbahaya. Jika melihat pergerakan satwa ini, warga diminta segera menghubungi nomor darurat Damkar, BPBD, atau personel kepolisian setempat. **

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini